Sunday, January 1, 2012

Bodohnya aku


Akhirnya sampai di awal tahun 2012. Ditahun yang baru ini aku berharap bisa menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Tahun 2011, tahun yang banyak sekali kenangan, banyak hal positif yang aku dapat ditahun itu. Tahun yang tidak akan terlupakan tentunya. Mengucapkan selamat tinggal kepada tahun 2011 dengan berpesta ria, manggang, suara petasan dimana – mana, bersuka ria bersama teman – teman tanpa didampingi oleh seseorang yang yang special. Tapi meskipun begitu, tidak menyurutkan rasa kebahagian menyambut tahun 2012 ini. Sampai menjelang pagi kami berpesta tanpa memikirkan penat, semua disekelilingku kulihat senang. Alangkah indahnya apabila setiap hari seperti ini ya.
Minggu, 1 januari 2012. Awal tahun baru ini aku bangun sedikit kesiangan karena akibat lelahnya semalaman. Siang tadi suasana tidak begitu indah. Langit mendung, Hujan turun gerimis, Terasa sedikit dingin, tapi aku tidak bisa bermalas malasan diawal tahun ini. Aku segera mandi agar badan terasa segar kembali. Siang itu aku lakukan hal – hal menyenangkan. Awal tahun yang menyenangkan kurasa tadi.

Tetapi…

Sore menjelang ketika aku sedang berjalan menuju kamar, Sambil membaca sms yang masuk. Aku terkejut membaca pesan salah seorang temanku . Setelah dari tadi pagi aku tidak mengingat lagi seseorang, ternyata temanku ini membawa kabar tentang dia. Isinya adalah sesuatu yang membuat aku langsung terdiam. Aku berhenti diruang tamu, serasa semua yg ingin kulakukan tiba – tiba hilang begitu saja. Tanganku bergetar. Aku bingung harus membalas apa pesan temanku ini. Di sms itu dia bertanya, “Apa km balikan lagi sama Vera ? Soalnya aku lihat PMnya: Tumben bisa sabar gini ngadepin tingkah laku cowok({}) O:)Membaca sms itu aku mengetahui sepertinya dia sudah menemukan seorang pacar. Aku bingung, aku langsung bersandar ditembok yang berada disampingku. Aku memejamkan mata sambil mengangkat kepalaku keatas. Aku pegang dadaku. Jantung tiba – tiba terpompa sangat cepat. Sakit sekali rasanya. Apa masih aku harus merasakan seperti ini untuk kesekian kalinya. Dengan perasaan penuh rasa sabar, aku melihat hpku lagi. Aku membalas singkat pesan temanku itu dengan kata “nggak ada”. Aku langsung duduk disofa. Menunduk sambil memegang kepalaku. Banyak hal yang langsung ada dipikiranku. Disaat itu aku tiba – tiba galau. Tapi aku tdak bisa berbuat apa – apa. Ingin aku bertanya langsung kepada orangnya sepertinya tidak mungkin. Mungkin sudah jelas memang dia memiliki seseorang dihatinya. Karena ditahun baru ini saja dia tidak mengucapkan apa – apa. Jangankan ini, Belum lama ini aku sms saja tidak dibalas sama sekali. Dengan menghela nafas yang panjang aku tersenyum, aku bilang kepada diriku sendiri, ternyata selama ini aku sudah melakukan pembodohan.

Bodohnya aku yang selama ini menyayangi dia
Bodohnya aku yang selalu berpikir positif tentang dia.
Bodohnya aku yang selalu mendoakan dia diwaktu malam
Bodohnya aku yang selalu mengucapkan anniversary di twitter tanpa ia ketahui
Bodohnya aku yang sampai saat ini meyakini bahwa dulu dia bilang sayang sama aku
Bodohnya aku yang masih meyakini kata – kata dia yang bilang suatu saat kita pasti disatukan
Bodohnya aku yang sempet ingin membuat rencana untuk di ulang tahunnya

Padahal disana dia sama sekali tidak memperdulikan aku, dan ternyata dia deket dengan cowok lain padahal dulu dia bilang dia pingin sendirian.Aku muak dengan semua ini. TUHAN, bantu aku membenci dia aku mohon. Kenapa tuhan mengujiku dengan hal seperti ini. Kenapa aku harus sayang dengan orang seperti dia!!!

Mau komen apa aja terserah :)